KETUA KI PUSAT: ESTAFET KEPEMIMPINAN ANGGOTA KI PUSAT 2022-2026 HARUS LEBIH BAIK

KETUA KI PUSAT: ESTAFET KEPEMIMPINAN ANGGOTA KI PUSAT 2022-2026 HARUS LEBIH BAIK

Ketua Lembaga Negara Komisi Informasi Pusat (KI Pusat) Donny Yoesgiantoro menyampaikan apresiasi atas dukungan dan motivasi dari Anggota KI Pusat 2017-2021 kepada Anggota KI Pusat 2022-2026. Apresiasi itu disampaikannya dalam kegiatan FGD (Forum Group Discussion) Akselerasi dan Koordinasi Estafet Kepemimpinan Anggota Komisi Informasi Pusat Periode 2017 – 2021/2022 dan Periode 2022 – 2026 di Days Hotel & Suite by Wyndham, Tangerang Banten, Rabu (29/06/2022).

“Saya sangat mengapresiasi dukungan dan penyampaian motivasi dari Anggota KI Pusat periode sebelumnya sebagai estafet kepemimpinan dalam rangka peningkatan kinerja Anggota KI Pusat yang baru. Namanya estafet maka kita harus lari lebih baik,” harap Donny Yoesgiantoro.  

Dalam FGD Akselerasi dan Koordinasi Estafet Kepemimpinan Anggota KI Pusat Periode 2017 – 2021/2022 dan Periode 2022 – 2026 yang baru pertama kali digelar oleh Sekretariat KI Pusat dihadiri seluruh komisioner. Komisioner KI Pusat 2017-2021/2022 hadir Gede Narayana, Hendra J Kede, Arif A Kuswardono, Cecep Suryadi (zoom meeting), Wafa Patria Umma, Romanus Ndau Lendong, dan Muhammad Syahyan, sementara Komisioner KI Pusat 2022-2026 Donny Yoesgiantoro, Arya Sandhiyudha, Gede Narayana, Syawaludin, Rospita Vici Paulyn, Handoko Agung Saputro, dan Samrotunnajah Ismail.

Lebih lanjut, Donny menyatakan adanya materi PPT yang disampaikan oleh Anggota KI Pusat 2017-2021 menunjukkan tujuh komisioner sangat serius memberikan ilmunya selama menjadi komisioner sebagai salah satu acuan KI Pusat kedepan. Ia berharap teladan yang bagus dari komisioner sebelumnya dapat menumbuhkan kebersamaan bagi komisioner baru agar setiap program dan kinerja dapat dilaksanakan secara baik.

Ia berharap semua masukan dari komisioner sebelumnya, seperti kemajuan Monev (Monitoring dan Evaluasi) Badan Publik, PSI (Penyelesaian Sengketa Informasi), IKIP (Indeks Keterbukaan Informasi Publik). Menurutnya, perlu juga menambah evaluasi terhadap program utama KI Pusat itu agar kemanfaatannya dirasakan oleh publik, untuk itu perlu menambahkan program tentang mensikapi trending topic mengenai keterbukaan informasi yang beredar di masyarakat termasuk tentang keterbukaan informasi lingkungan hidup dan migas.

Disamping itu, menurutnya perlu adanya peran KI Pusat di forum internasional seperti OGP (Open Government Partnership) serta ICIC (International Conference of Information Commissioners) yang akan dibahas di tingkat Kementerian Luar Negeri. Juga perlunya kerjasama dengan Dewan Pers serta kelompok organisasi wartawan, seperti AJI (Aliansi Jurnalis Independen), PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) dan lainnya.

Sementara Wakil Ketua KI Pusat Arya Sandhiyudha sampaikan terimakasih kepada seluruh komisioner 2017-2021 yang sudah memberikan keteladanan melanjutkan hal baik. “Saya yakin komisioner baru  sangat terbuka untuk menerima nasehat dan arahan, jika ada program duta keterbukaan informasi publik, nominasi pertama adalah komisioner sebelumnya yang sudah lama bertugas,” kata Arya.

Dalam laporan Plt. Sekretaris KI Pusat Nunik Purwanti menyampaikan bahwa Focus Group Discussion Akselerasi dan Koordinasi Estafet Kepemimpinan Anggota Komisi Informasi Pusat Periode 2017 – 2021/2022 dan Periode 2022 – 2026 disandingkan dengan Sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 60/PMK.02/2021 tentang Standar Biaya Masukan TA 2022 yang disampaikan oleh Kepala PA III, Dit. Pelaksanaan Anggaran, Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI.

Menurutnya, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 47/P/Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Komisi Informasi Pusat maka sejak tanggal 20 Mei 2022 tujuh Anggota KI Pusat periode 2022-2026 sudah dapat menjalankan tugasnya. “Untuk penguatan dan percepatan estafet kepemimpinan dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi kelembagaan KI Pusat maka perlu sinergitas dengan komisioner sebelumnya,” ucapnya. (Laporan : Karel Salim/Foto: Abdul Rahman)

Share